PENSIUN

20 Desember 2011 at 20:23 (Ilustrasi) (, , , , )

Sudah Siapkah Anda Memasuki Usia Pensiun ?

[Pensiun]Sudah lumrah dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan. Pensiun adalah perpisahan dengan tempat dimana kita bekerja dan dibesarkan dan didewasakan selama puluhan tahun sejak kita perjaka/gadis sampai punya anak dan cucu. Pensiun  identik dengan  perceraian, yakni bercerai dengan tempat kita bekerja yang tentunya tempat yang kita banggakan dan kita cintai. Berat hati dan sebagainya meninggalkan tempat yang kita banggakan itu pasti, tapi semua harus seperti itu adanya dan harus kita jalani dengan besar hati dan keiklasan.

Agar kita siap menghadapi dan berani memasuki dan menjalankan pensiun, dimana kita kehilangan rekan-rekan berkelakar, berdiskusi, curhat ketika ada permasalahan. Kebiasaan setiap hari kerja berangkat ke kantor, sudah tidak lagi. Setiap hari melakukan kegiatan rutin melaksanakan tugas sebagai pegawai sudah tidak lagi. Itulah kerjaan seorang pensiunan yang tentu saja menjenuhkan, membosankan, dan lama kelamaan bisa stress, cepat tua dan sebagainya.

Itu adalah gambaran pahitnya, tetapi apabila kita dapat mensiasatinya dengan lapang dada, ikhlas, berfikiran positif, maka semua kekhawatiran di atas tidak akan terjadi. Pertanyaannya Sudah siapkah Anda menghadapi Pensiun ? Jika belum siap, maka persiapkanlah sejak dini jika masih ada waktu. Bagi yang sudah terlanjur memasuki pensiun dan sudah sedang menjalankannya dengan perasaan seperti yang saya ungkapkan pada paragraph 2, maka Anda belum terlambat dan bmasih dapat merubah kebiasaan mengeluh dan meratapi keadaan dengan kegiatan yang positif. Apa itu ? Lakukan kegiatan rutin yang tidak membosankan sesuai dengan bakat dan hoby Anda. Kegiatan rutin yang saya maksudkan adalah kegiatan rutin yang dapat menghasilkan pendapatan untuk menambah penghasilan pensiun. Kalau sekedar pekerjaan rutin tanpa penghasilan sudah tentu banyak, misalnya momong cucu, bantu istri menyapu rumah, nyiram tanaman.. sebab semua itu merupakan pekerjaan yang membosankan. Pekerjaan yang tidak mebosankan misalnya, tidak ada salahnya jika ada yang masih membutuhkan keahlian kita untuk mengajar; jika ada bakat bisnis membuka usaha kecil-kecilan selama kita mampu : buka tambal ban, bisnis ikan lele, dll.

Jadi, agar kita siap menghadapi pensiun maka kita harus mempersiapkan diri merintis suatu kegiatan rutin yang dapat menunjang kebutuhan sebagai pengganti penghasilan yang hilang ketika memasuki pensiun. Bagaimana dengan seorang pensiunan yang memiliki cukup uang apakah perlu punya kegiatan rutin? Uang dan kegiatan rutin sama pentingnya, sebab dengan mempunyai kegiatan rutin yang sedikit banyak memerlukan pemikiran, maka otak dan fikiran kita bekerja dengan baik. Tips saya yang lain tentang bagaimana cara menghadapi pensiun silahkan baca pada artikel saya yang lain di sini.. Selamat menikmati hari pensiun anda dengan bahagia..!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.