<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Inspirasi dan Informasi</title>
	<atom:link href="http://endangkusman.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://endangkusman.wordpress.com</link>
	<description>endang kusman cari teman ngobbrol sambil ngeblog  -  berbagi dan tukar informasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 20:12:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='endangkusman.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/e3234c177638a515a1cf7dde8cdd31bf?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Inspirasi dan Informasi</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://endangkusman.wordpress.com/osd.xml" title="Inspirasi dan Informasi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://endangkusman.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PENSIUN</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/12/20/pensiun/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/12/20/pensiun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 13:23:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[masa pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[memasuki usia pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[menjalankan pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan pensiun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3249</guid>
		<description><![CDATA[Sudah Siapkah Anda Memasuki Usia Pensiun ? Sudah lumrah dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan. Pensiun adalah perpisahan dengan tempat dimana kita bekerja dan dibesarkan dan didewasakan selama puluhan tahun sejak kita perjaka/gadis sampai punya anak dan cucu. Pensiun  identik dengan  perceraian, yakni bercerai dengan tempat kita bekerja yang tentunya tempat yang kita banggakan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3249&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color:#0000ff;">Sudah Siapkah Anda Memasuki Usia Pensiun ?</span></h1>
<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/12/20/pensiun/pensiun-2/" rel="attachment wp-att-3254"><img class="alignleft  wp-image-3254" title="Pensiun" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/12/pensiun.jpg?w=289&#038;h=201" alt="[Pensiun]" width="289" height="201" /></a>Sudah lumrah dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan. <a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/12/20/pensiun/"><strong>Pensiun</strong></a> adalah perpisahan dengan tempat dimana kita bekerja dan dibesarkan dan didewasakan selama puluhan tahun sejak kita perjaka/gadis sampai punya anak dan cucu. <strong></strong><strong>Pensiun</strong>  identik dengan  <strong>perceraian, </strong>yakni bercerai dengan tempat kita bekerja yang tentunya tempat yang kita banggakan dan kita cintai. Berat hati dan sebagainya meninggalkan tempat yang kita banggakan itu pasti, tapi semua harus seperti itu adanya dan harus kita jalani dengan besar hati dan keiklasan.</p>
<p>Agar kita siap menghadapi dan berani memasuki dan menjalankan pensiun, dimana kita kehilangan rekan-rekan berkelakar, berdiskusi, curhat ketika ada permasalahan. Kebiasaan setiap hari kerja berangkat ke kantor, sudah tidak lagi. Setiap hari melakukan kegiatan rutin melaksanakan tugas sebagai pegawai sudah tidak lagi. Itulah kerjaan seorang pensiunan yang tentu saja menjenuhkan, membosankan, dan lama kelamaan bisa stress, cepat tua dan sebagainya. <span id="more-3249"></span></p>
<p>Itu adalah gambaran pahitnya, tetapi apabila kita dapat mensiasatinya dengan lapang dada, ikhlas, berfikiran positif, maka semua kekhawatiran di atas tidak akan terjadi. Pertanyaannya Sudah siapkah Anda menghadapi Pensiun ? Jika belum siap, maka persiapkanlah sejak dini jika masih ada waktu. Bagi yang sudah terlanjur memasuki pensiun dan sudah sedang menjalankannya dengan perasaan seperti yang saya ungkapkan pada paragraph 2, maka Anda belum terlambat dan bmasih dapat merubah kebiasaan mengeluh dan meratapi keadaan dengan kegiatan yang positif. Apa itu ? Lakukan kegiatan rutin yang tidak membosankan sesuai dengan bakat dan hoby Anda. Kegiatan rutin yang saya maksudkan adalah kegiatan rutin yang dapat menghasilkan pendapatan untuk menambah penghasilan pensiun. Kalau sekedar pekerjaan rutin tanpa penghasilan sudah tentu banyak, misalnya momong cucu, bantu istri menyapu rumah, nyiram tanaman.. sebab semua itu merupakan pekerjaan yang membosankan. Pekerjaan yang tidak mebosankan misalnya, tidak ada salahnya jika ada yang masih membutuhkan keahlian kita untuk mengajar; jika ada bakat bisnis membuka usaha kecil-kecilan selama kita mampu : buka tambal ban, bisnis ikan lele, dll.</p>
<p>Jadi, agar kita siap menghadapi pensiun maka kita harus mempersiapkan diri merintis suatu kegiatan rutin yang dapat menunjang kebutuhan sebagai pengganti penghasilan yang hilang ketika memasuki pensiun. Bagaimana dengan seorang pensiunan yang memiliki cukup uang apakah perlu punya kegiatan rutin? Uang dan kegiatan rutin sama pentingnya, sebab dengan mempunyai kegiatan rutin yang sedikit banyak memerlukan pemikiran, maka otak dan fikiran kita bekerja dengan baik. Tips saya yang lain tentang bagaimana cara menghadapi pensiun silahkan baca pada artikel saya yang lain <a href="http://www.endangkusman.net/2011/12/menjalani-pensiun-dengan-kegiatan-internet-marketing/"><strong>di sini..</strong></a> Selamat menikmati hari pensiun anda dengan bahagia..!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3249&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/12/20/pensiun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/12/pensiun.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pensiun</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GAGAL</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/12/17/gagal/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/12/17/gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 14:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[belum berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[tidak berhasil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3236</guid>
		<description><![CDATA[[Kompas-17 Dec 2011] Kita tidak bisa menutup mata mengenai banyaknya kegagalan yang terjadi di tengah kita. Mulai dari kekalahan dalam olanraga sepak bola, bulu tangkis, sampai kinerja lembaga yang hasil kerjanya belum kunjung bisa mambuktikan kesuksesannya. Ada juga kegagalan yang menyebabkan tidak hanya kerugian finansial yang besar, tetapi juga nilangnya nyawa, seperti jembatan ambruk. Hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3236&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/12/17/gagal/gagal-kegagalan/" rel="attachment wp-att-3238"><img class="alignleft  wp-image-3238" title="Gagal dan Kegagalan" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/12/gagal-kegagalan.jpg?w=178&#038;h=163" alt="[Gagal dan Kegagalan]" width="178" height="163" /></a>[Kompas-17 Dec 2011] Kita tidak bisa menutup mata mengenai banyaknya kegagalan yang terjadi di tengah kita. Mulai dari kekalahan dalam olanraga sepak bola, bulu tangkis, sampai kinerja lembaga yang hasil kerjanya belum kunjung bisa mambuktikan kesuksesannya. Ada juga kegagalan yang menyebabkan tidak hanya kerugian finansial yang besar, tetapi juga nilangnya nyawa, seperti jembatan ambruk. Hal yang lebih berbahaya Iagi malah bila dampak kegagalan sampai tidak bisa dihitung kerugiannya secara finansial, tetapi kerusakannya begitu nyata. Seperti suburnya korupsi sampai ke generasi yang lebin muda, ataupun lunturnya pendidikan moral dan budi pekerti.<span id="more-3236"></span></p>
<p>Dengan gencarnya media sosial sekarang ini, caci maki bila kegagalan terjadi sering kali membuat kita merinding. Terlepas dari besar-kecilnya kerugian yang ditimbulkan, komentar-komentar yang &#8220;sadis&#8221; segera saja menohok pelaku yang pada kenyataannya memang berbuat salah atau bodoh. Di perusahaan, bahkan dalam keluarga pun hal ini terjadi. Ada orang tua yang langsung menghukum anak yang mendapat angka buruk di ujian, ulangan, atau pe-er-nya. Ada juga atasan yang segera mengganjar kesalahan atau kelalaian dengan cercaan sehingga pelaku seolah-olah tidak diberi napas, baik untuk memberi keterangan maupun membela diri.</p>
<p>Beratnya hukuman terhadap kegagalan menyebabkan kegagalan bisa dianggap sesuatu alergi, tidak boleh terjadi, bahkan tidak boleh ada. Tak heran bila kita melihat tumbuh suburnya sikap defensif. Begitu ada gejala ke arah kegagalan, individu sudah pasang kuda-kuda, siap dengan telunjuknya untuk menuding orang lain. Bisa juga, ia memutar otak untuk berteori panjang lebar, mengeluarkan segala jurus analisis. Yang penting, dirinya terlepas dari sorotan, apalagi tanggung jawab untuk menanggung akibatnya. Kebiasaan untuk menghindari kegagalan ini selain menimbulkan stres, juga menghilangkan separuh kesempatan untuk belajar. Padahal, kalau dipikir-pikir, mungkinkah kita belajar dari kesuksesan saja? Bila sedang mengalami sebuah sukses besar, bukankah kita cenderung tidak belajar dari situasi tersebut? Kita jarang sekali menganalisis &#8220;mengapa sukses ini terjadi?“, “Faktor apa yang dominan?&#8221;. “Apa tindakan kita arnloil sehingga kesuksesan bisa beruIang?&#8221; Atau, apakah ini hanya keberuntungan saja? Sementara itu, bila kegagalan terjadi, dari orang awam sampai ahlinya, akan mengerahkan seluruh tenaganya untuk menganalisis penyebabnya. Individu yang loijak akan Iangsung memikirkan solusi dan tindakan perbaikan. Jadi, rnengapa kita begitu takut gagal?</p>
<h3><span style="color:#ff6600;">Dekati kegagalan</span></h3>
<p>Pesta-pesta kesuksesan di perusahaan sudah lazim kita alami. Sebaliknya, pernahkah kita menelaah bagaimana perusahaan menyikapi kegagalan? Microsoft, perusahaan yang super sukses, kerap &#8220;merayakan&#8221; kegagalan, bahkan menyebut beberapa kegagalannya sebagai &#8220;glorious failures&#8221;. Mereka sangat jelas memahami sumber<br />
kegagalannya dan menjadikan kegagalan sebagai batu Ioncatan untuk melakukan &#8220;breakthrough&#8221;. Sebenarnya, bahkan di parIemen sendiri kita Iihat ada acara “hearing&#8221; atau “clengar penclapat&#8221; yang dimaksudkan untuk &#8220;mendengar&#8221; apa, bagaimana, mengapa suatu kejadian terjadi dan apa solusinya. Jacli, slogan &#8220;belajar dari kegagalan&#8221; benar-benar harus kita pelajari kembaIi. Istilah &#8220;success by failure&#8221; memang ada dan merupakan kenyataan.</p>
<p>Sebuah perusahaan bahkan berani membuat “hall of failure&#8221; dan bukan &#8220;hall of fame&#8221; seperti biasanya. Latar belakang pemikiran perusahaan tersebut sangat jelas. Perusahaan rnengupayakan agar para karyawan meyakini bahwa kegagalan adalah bagian dari upaya perusahaan yang menginginkan karyawan mau mengambil risiko dan tidak dihantui ketakutan akan kegagalan. Perusahaan tersebut bahkan menginstruksikan untuk mencantumkan cerita kegagalan dan apa yang dipelajari dari kegagalan tersebut, dilengkapi dengan tanda tangan yang bersangkutan. Ada individu yang menulis cli &#8220;hall of failure&#8221; dengan mengatakan bahwa setelah 7 tanun berusaha, ia berhenti belajar bermain biola.</p>
<p>&#8220;Lesson Learned&#8221; yang ia sampaikan adalah “saya tidak akan peduli dengan pendapat orang bahwa saya &#8216;tidak bisa main musik&#8221;. Pernyataan ini, meskipun nampaknya tidak relevan dengan proses bisnis perusahaan, tetapi sebenarnya menanamkan keberanian pada mental individu untuk siap menghadapi kesulitan dalam situasi apapun.</p>
<p>Pemimpin perusahaan bahkan mengatakan ”We don&#8217;t just encourage risk taking at our offices: we demand failure&#8221;. Kemajuan, inovasi, dan kesuksesan memang sesungguhnya lebih mudah dipelajari dari kesalahan kesalahan di sana sini. Hal seperti ini bermanfaat bila saia pendekatan kita terhadap kesalahan memang positif, mendalam dan ditekuni.</p>
<h3><span style="color:#ff6600;">Budaya &#8220;strongly-weak!&#8221;</span></h3>
<p>Mengembangkan budaya yang sadar akan kelemahan dan menjadikan “lesson learnt&#8221; sebagai kekuatan, bisa jelas kita Iihat pada oiahragawan. Jarang sekaii juara-juara oiahraga tidak mempeiajari kelemahannya. Individu-individu yang demikian, tumbuh menjadi orang yang Iebih membumi, kritis, fair, jujun serta bisa memandang bahwa realitas itu menyakitkan, tetapi penyembuhannya akan membawa ke kesuksesan. Kegagaian seharusnya tidak menjadi sesuatu yang kita ratapi, tetapi jalan bagi kita untuk juga memahami di mana Ietak kekuatan kita serta bagaimana kegagalan bisa menjadi momentum untuk membawa perbaikan. Dalam suatu masyarakat, ketika keragaman individu tidak mudah dikontrol, kita memang periu pemimpin yang mencontohkan sikap belajar dari kegagalan, bahkan membawa kegagalan sebagai sarana untuk mengembangkan &#8220;trust&#8221;. Kita bisa belajar dari pernimpin negara Jepang dan China ketika menghadapi bancana. Rakyat langsung mempunyai respek tinggi terhadapi cara pimpinan menghadapi krisis. Saat menghadapi wawancara, kegagalan yang peinah kita alami pun sebetulnya tidak melulu harus disembunyikan. Bila kita bisa membahas bagaimana sikap dan “action&#8221; kita untuk &#8220;bouncing back&#8221;, hal ini malah bisa menjadi nilai tambah kita.</p>
<p>By : Eileen Rachman &amp; Sylvina Savitri<br />
EXPERD<br />
&#8220;One-Day Assessment&#8221; ·</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3236/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3236&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/12/17/gagal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/12/gagal-kegagalan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gagal dan Kegagalan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menekuni Usaha Bisnis Internet Marketing Perlu Total Ketekunan dan Kesabaran</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/11/17/menekuni-usaha-bisnis-internet-marketing-perlu-total-ketekunan-dan-kesabaran/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/11/17/menekuni-usaha-bisnis-internet-marketing-perlu-total-ketekunan-dan-kesabaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 08:32:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[penalti google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3225</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda yang belum mencoba suka duka menjalankan bisnis online atau bisnis internet marketing tentu belum dapat merasakan suka dan dukanya. Berawal dari nol untuk merangkak sampai mendapat penghasilan dari bisnis online memerlukan ketekunan dan ketelatenan yang betul-betul prima. Sebab pada kenyataanny tidak seperti dikatakan banyak orang, dengan mudahnya mereka mengatakan manisnya penghasilan bisnis online, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3225&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/11/17/menekuni-usaha-bisnis-internet-marketing-perlu-total-ketekunan-dan-kesabaran/keamanan-blog-wordpress/" rel="attachment wp-att-3227"><img class="alignleft  wp-image-3227" title="Keamanan Blog WordPress" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/11/keamanan-blog-wordpress.jpg?w=168&#038;h=155" alt="[Keamanan Blog WordPress]" width="168" height="155" /></a>Bagi anda yang belum mencoba suka duka menjalankan bisnis online atau bisnis internet marketing tentu belum dapat merasakan suka dan dukanya. Berawal dari nol untuk merangkak sampai mendapat penghasilan dari bisnis online memerlukan ketekunan dan ketelatenan yang betul-betul prima. Sebab pada kenyataanny tidak seperti dikatakan banyak orang, dengan mudahnya mereka mengatakan manisnya penghasilan bisnis online, tapi jarang sekali mereka mengatakan pahitnya.</p>
<p>Ketika penghasilan beranjak naik bersamaan dengan meningkatnya traffik website yang kita miliki, mulailah kendala-kendala bermunculan termasuk hacker yang ingin menjatuhkan website kita yang menurut mereka website kita merupakan pesaing di search engine. Tak sedikit para pebisnis online yang mulai berpenghasilan puluhan sampai ratusan dollar sehari dari google adsense gigit telunjuk akibat akun adsensenya di banned google akibat dari ulah orang-orang jail karena ada faktor iri. Tak sedikit para pemilik blog wordpress blognya dibacklist google karena blognya rusak akibat ulah orang dengan cara mengacak-acak folder hosting blog yang mengakibatkan duplikat meta tag yang tidak diperbolehkan oleh search engine khususnya google.<span id="more-3225"></span></p>
<p>Hal tersebut aku alami juga beberapa blog wordpress aku yang sudah menghasilkan, juga terkena backlist google, akibat dari perbuatan orang jail dengan cara mengirim ratusan file php, file jpg dll. secara berulang-ulang sehingga dalam waktu yang cukup singkat sampai berjumlah puluhan ribu file dan merusak seluruh konten blog menjadi duplikat meta title tag dan meta deskripsi.</p>
<p>Seperti itulah suka duka menjalankan bisnis online pun tidak luput dari kecurangan pesaing, bahkan lebih parah dari kecurangan bisnis konvensional.  Maka dari itu sangat memerlukan ketekunan dan kesabaran yang luar biasa. Saya bukan nakut-nakuti anda, tapi ini kenyataan dan sudah saya alami. Contonya salah satu dari tiga blog saya yang kena penalti google yaitu  <span style="color:#0000ff;">www.endangkusman.com</span> yang sudah memberikan penghasilan rutin yang lumayan setiap bulan, sejak bulan oktober yang lalu sudah hilang dari pencarian google, karena permasalahan tersebut. Sebagai pengganti www.endangkusman.com saya merintis lagi dari nol di blog <a title="Blog Belajar Internet Marketing" href="http://www.endangkusman.net">www.endangkusman.net</a></p>
<p>Semoga anda yang sedang menjalankan bisnis online apa saja yang menggunakan blog wordpress (wordpress berbayar) tidak terkena penalti google. Lindungilah blog anda dengan scurity yang baik. Caranya bisa anda dapatkan dengan browsing di google.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3225/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3225&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/11/17/menekuni-usaha-bisnis-internet-marketing-perlu-total-ketekunan-dan-kesabaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/11/keamanan-blog-wordpress.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Keamanan Blog Wordpress</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menata Karier</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/31/menata-karier/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/31/menata-karier/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 22:40:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[ekslusif]]></category>
		<category><![CDATA[karier]]></category>
		<category><![CDATA[menata karier]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3215</guid>
		<description><![CDATA[[Kompas-29 Oct. 2011] Pada zaman sekarang, banyak orang yang usianya di bawah 30 tahun, tetapi sudah menyandang jabatan manajer. Bukan manajer rekayasa ataupun sekadar titel, tetapi manajer betul. Artinya, anak-anak muda ini bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaan dengan volume besar dan mempunyai anak buah yang lumayan banyak. Kita tentu saja bisa kagum dengan kondisi ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3215&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/31/menata-karier/foto/" rel="attachment wp-att-3217"><img class="alignleft size-full wp-image-3217" title="Menata Karier" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/foto.jpg?w=495" alt="&quot;Menata Karier&quot;"   /></a>[Kompas-29 Oct. 2011]</em> Pada zaman sekarang, banyak orang yang usianya di bawah 30 tahun, tetapi sudah menyandang jabatan manajer. Bukan manajer rekayasa ataupun sekadar titel, tetapi manajer betul. Artinya, anak-anak muda ini bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaan dengan volume besar dan mempunyai anak buah yang lumayan banyak. Kita tentu saja bisa kagum dengan kondisi ini. Saya pun jelas bisa membandingkan bedanya jalan karier saya dengan teman-teman yang masih muda ini. Pada usfa sedemikian, saya masih berada diaranking paling bawah di &#8220;ganisasi. Bayangkan, bila seseorang sudah mempunyai jabatan tinggi di organisasi dan masih memiliki rnasa berkarier 25 tahun sampai mencapai usia pensiun, bagaimana ia akan mengisi kehidupan kariernya?</p>
<p>Kita Iihat dunia kerja sudah begitu berubah. Di banyak organisasi, kesempatan untuk maju terbuka Iuas bagi mereka yang berpotensi serta cakap atau kompeten. Persaingan untuk maju ke jenjang berikut menjadi lebih kompetitif, bahkan sampai sikut-sikutan. Di sisi lain, ada orang yang dengan sinis mengatakan bahwa perusahaan sengaja membuat jenjang kepangkatan dan struktur organisasi yang berlapis-lapis, sehingga membuat karyawan seolah bisa mendaki terus. Padahal, tidak ada perubahan dalam bobot kerja maupun mutu di jenjang yang Iebih tinggi itu, sehingga karyawan secara mental merasa Ielah dan melinat masa kerja berjalan lambat.<span id="more-3215"></span></p>
<p>Di kalangan organisasi pemerintahan, perjalanan kariar sering diibaratkan sebagai upaya menabung dan kesabaran menanti. Menabung dalam karier bisa diartikan sebagai menabung ijazah, sertifikat yang kemudian bisa di-trade off dengan kenaikan pangkat. Di Iingkungan semacam ini, kegiatan menunggu diartikan dengan rasa bahwa nasib kita dalam berkarier ditentukan oleh pihak eksternal, bukan diri kita.</p>
<p>Bagaimana kita memandang pérjalanan karier kita? Ssberapa jauh kita malihat diri kita bisa aktif merencanakan dan menata karier kita?</p>
<h3>Promosi Bukan Kado</h3>
<p>Ungkapan &#8220;naik pangkat&#8221; nampaknya sudah bisa ditinggalkan pada zaman yang sudah berubah ini. Dengan kemajuan teknologi, gaya kerja yang lebih fleksibel, globalisasi, dan struktur organisasi yang semakin pipih, tidak berjenjang banyak, kemajuan karir sudah tidak bisa disamakan dengan kegiatan mendaki tangga. Gerakan karier sudah lebih mengarah pada gerakan lateral. Kita tidak bisa lagi pasrah pada batasan, aturan, pembagian wilayah atau pengotak-kotakan organisasi yang konvensional. Sudan semakin jarang orang yang bekerja tanpa inisiatif menentukan kariernya. Kaberhasilan proyek, bertambahnya keterampilan, tidak bisa disimpan balk-baik, melainkan perlui di &#8220;jembreng&#8221;-kan agar dijadikan bahan partimbangan manajemen untuk penugasan yang lebih berbobot, Iebih berkontribusi, dan memberi nilai tambah.</p>
<p>Sikap rendah hati dan pasif dalam berkarier boleh dikatakan merupakan satu paket dalam cara berkarier konvensional. Sebaliknya, bila meiihat karier sebagai sesuatu hai yang bisa ditata sendiri, kita memang perlu mampu mengekspresikan ambisi, bahkan kegelisahan kita. Pada saat sekarang ini, individu perlu menjadi <em>&#8220;a known quantify&#8221;</em> yang terlihat pencapaian kinerjanya, terutama di hadapan orang-orang yang mengambil keputusan promosi, antara lain atasan. Saat seseorang tahu ambisi karier nya, ia bisa Iebih mudah mengajukan diri untuk mendapat mentoring secara-terarah. Sebuah penelitian membuktikan bahwa 4 dari 5 promosi dalam sebuah organisasi dicapai oleh orang yang tekun mendapat mentoring. Tanpa disadari, kegiatan mentoring adaiah kegiatan networking juga. Kita mendapat kesempatan untuk dikenal dan mengenal senior kita, serta teman-temannya. Selain itu, dari seorang mentor ataupun atasan langsung, bila hubungan kita baik, kita mendapat kesempatan untuk melihat cara dan di mana kesempatan berkembang itu ada.</p>
<h3>Jangan alergi dengan tanggung jawab</h3>
<p>Seorang teman berkomentar mengenal CEO-nya yang mempunyai beban mental sedemikian berat, karena para direktur di bawahnya enggan mengambil keputusan dan bertanggung jawab. Ya, betapa sering kita melihat orang ingin memangku sebuah jabatan bergengsi tanpa mengecek apa dan seberapa besar wewenang dan tanggung jawab yang harus diemban dan dipertanggungjawabkan. Apakah karier akan berarti bila hanya berupa jabatan kosong, tetapi tidak diimbangi dengan kinerja dan nilai tambah yang terasa, terukur dan terlihat? lndividu yang ingin berkembang perlu memikirkan dan menunjukkan apa yang bisa ditambahkan agar bobot pekerjaannya meningkat. Sikap seperti ini tentu menguntungkan tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi atasan dan organisasi. Indiividu dengan ambisinya ingin berkembang, sementara perusahaan menginginkan penyelesaian tugas.</p>
<p>Dengan keadaan organisasi yang kompetitif dan semakin tidak berjenjang, kita bisa merasa khawatir, jangan-jangan kita tidak mempunyai tampat di dalam organisasi. Ya, kita memang harus mawas diri bahwa organisasi pun tidak luput dari keharusan untuk menjadi fleksibel. Hal ini berarti kita harus ingat juga melihat kiri dan kanan, yaitu pekerjaan-pakerjaan dengan ekspertis yang barbeda. Kita tidak bisa alergi dengan pindah bagian atau divisi, karena hal ini sangat dimungkinkan. Hal yang kritikal sesungguhnya adalah mangasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, perencanaan, yang kesamuanya langsung bisa diterapkan di tempat kerja mana pun.</p>
<p><em>Elleen Rachman &amp; Sylvina Savitri</em><br />
<em>EXPERD</em><br />
<em>&#8216;Exccutivc Coaching&#8221;</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3215&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/31/menata-karier/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/foto.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Menata Karier</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rene Suhardono : Ultimate-U</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/23/rene-suhardono-ultimate-u/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/23/rene-suhardono-ultimate-u/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 03:45:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[tanpa kategori]]></category>
		<category><![CDATA[rene suhadono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3202</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini tulisan karya Rene Suhardono yang dimuat pada Harian Kompas Sabtu, 22 Okteber 2011 pada rubrik KARIER. Power : Having the Choice to Say No KABINET Indonesia Bersatu Jilid 2 hasil penyusunan ulang sudah dilantik. Kariunan politik yang sudah rnenyita banyak energi bangsa ini aknirnya selesai juga. Para rnenteri (dan para wakil menteri) baru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3202&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini tulisan karya Rene Suhardono yang dimuat pada Harian Kompas Sabtu, 22 Okteber 2011 pada rubrik KARIER.</p>
<h3><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/23/rene-suhardono-ultimate-u/rene-foto/" rel="attachment wp-att-3207"><img class="size-full wp-image-3207 aligncenter" title="Rene S" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/rene-foto2.jpg?w=495" alt="Rene Suhardono"   /></a></h3>
<h3>Power : Having the Choice to Say No</h3>
<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/23/rene-suhardono-ultimate-u/rene-images/" rel="attachment wp-att-3208"><img class="alignleft size-full wp-image-3208" title="Rene" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/rene-images1.jpg?w=495" alt="[Rene]"   /></a>KABINET Indonesia Bersatu Jilid 2 hasil penyusunan ulang sudah dilantik. Kariunan politik yang sudah rnenyita banyak energi bangsa ini aknirnya selesai juga. Para rnenteri (dan para wakil menteri) baru sudan menernpati posisi masing-rnasing. Menteri-menteri lama sudah lengser dan beralih pekerjaan. Sebagian menerima dengan besar hati dan penuh keharuan. Sebagian lagi pergi dengan dipenuhi pertanyaan &#8220;Kenapa saya harus dilengserkan?&#8221; Ada juga yang merasa dizalimi dan pergi dengan kemarahan.</p>
<p>Posisi menteri menang tampak prestisius dan keren, tetapi hanya sekadar alat yang dipercayakan pada segelintir orang terpilih. Sebagai pengelola nomor satu untuk urusan tertentu di negara ini, menteri punya kemampuan, kesempatan dan kekuasaan menjadikan bangsa ini lebih baik. Namun, Siapa yang bisa memastikan berapa lama bisa menjabat mnandat ini? Pekerjaan rnemang tidak sama dan tidak bisa dipersarnakan dengan karier.<span id="more-3202"></span></p>
<p><em>Do you have the power to walk away?</em> Hiruk-pikuk pergeseran menteri sebenarnya tidak beda jauh dengan kenidupan profeslonal yang dijalani saat ini. Bedanya cuma tidak rnengniasi halaman pertama surat kabar dan jauh lebih sedikit yang berkomentar apakan berbekal lima tahun bekerja pada posisi yang sama maka artinya lima tanun ke depan sudan terjamin? Apakan kunjungan ke rumah si boss setiap lebaran bisa memastikan job security? Siapa saja, dan kapan saja bisa digeser dan diganti. Sebaiknya, apakah menjalani pekerjaan yang sekarang digeluti adalah pilinan Anda? Apakan punya pilihan untuk mengatakan tidak, dan mengerjakan hal yang lain? Jawaban Anda adalah refleksi kendali (baca: power) atas karier dan kenidupan Anda sendiri.</p>
<p><em>If you always work for money, you ’ll always pay</em>. Sebagian besar orang yang saya temui selalu rnengatakan alasan bekerja adalah untuk mendapatkan nafkah. lni cara halus bilang bekerja (hanya) untuk uang. Alasan yang sama juga berlaku untuk tetap bekerja ataupun pindah kerja. Uang jadi satu-satunya denominasi. Kalau sudah begini jangankan keasyikan kerja, kepedulian terhadap apa pun juga pasti minim. Mau Sampai kapan? Apalagi yang bisa dinarapkan?</p>
<p><em>Opportunity is more valuable than cash</em>. Uang dansyat selalu mengikuti kerja nebat. Selain itu hal ini hanya dimungkinkan apabila pekerjaan dijalankan dengan asyik dan penuh makna. Dua Sahabat Saya, @dondihananto dan@mrtampi meninggalkan pekerjaan bergaji besar dan tetap dengan sederet benefit untuk membangun impian dan kepedulian melalui @KinaralD. Tidak ada gaji, tidak ada benefit, tapi penuh kesempatan melakukan banyak hal asyik dan bermakna. Kalau keberhasilan ataupun kegagalan tidak bisa dipastikan, kenapa mesti takut? Kalau satu-satunya yang bisa dikendalikan adalah apa yang kita rasakan dan upaya yang kita dijalankan, kenapa mesti ragu?</p>
<p>Bayangkan apabila minggu depan harus mengembalikan pekerjaan Anda. Apakan Anda akan merasakan ketakutan, kelegaan atau penyesalan? Apakah hal-hal baik dan bermakna yang sudah dilakukan? Apakan sudah berkontribusi secara maksimal? <em>You have the power ln your hands when you have it ln your heart andrnind. Ternet nosce &#8211; scientia est potentia.</em></p>
<p><strong>Rene Suhardono</strong> &#8211; CareerCoacn&amp; Pendirl ImpactFactory<br />
Penulis buku: &#8220;Your Job is NOT Your Career&#8221;<br />
Colek Saya di twltter: @reneCC</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3202&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/23/rene-suhardono-ultimate-u/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/rene-foto2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rene S</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/rene-images1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rene</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Desas-desus Memprihatinkan pada Jajanan Gorengan</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/22/desas-desus-memprihatinkan-pada-jajanan-gorengan/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/22/desas-desus-memprihatinkan-pada-jajanan-gorengan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 14:50:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[minyak goreng campur lilin]]></category>
		<category><![CDATA[minyak goreng campur plastik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3191</guid>
		<description><![CDATA[Saya termasuk penggemar acara reportase investigasi Trans TV. Belakangan ini  sering melihat tayangan yang sangat memprihatinkan,  yaitu adanya oknum pedagang jajanan gorengan yang mencampurkan plastik ke dalam minyak goreng. Kalau hal tersebut memang benar adanya dan dilakukan juga oleh oknum-oknum pedagang sejenis lainnya, maka  berapa ribu orang konsumen jajanan gorengan yang secara tidak disengaja mengkonsumsi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3191&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/22/desas-desus-memprihatinkan-pada-jajanan-gorengan/cireng/" rel="attachment wp-att-3192"><img class="alignleft size-full wp-image-3192" title="Aci Goreng" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/cireng.jpg?w=495" alt="Cireng Jajanan Anak Sekolah"   /></a>Saya termasuk penggemar acara reportase investigasi Trans TV. Belakangan ini  sering melihat tayangan yang sangat memprihatinkan,  yaitu adanya oknum pedagang <a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/22/desas-desus-memprihatinkan-pada-jajanan-gorengan"><strong>jajanan gorengan</strong></a> yang mencampurkan plastik ke dalam minyak goreng. Kalau hal tersebut memang benar adanya dan dilakukan juga oleh oknum-oknum pedagang sejenis lainnya, maka  berapa ribu orang konsumen jajanan gorengan yang secara tidak disengaja mengkonsumsi racun bahan plastik setiap harinya.<span id="more-3191"></span></p>
<p>Sungguh sangat memprihatinkan dan menyedihkan,  jika seandainya hal tersebut itu benar.. ko begitu teganya oknum pedagang tersebut meracuni orang lain hanya dengan alasan demi keperluan dan keuntungan pribadi. Hari ini tanggal 22 Oktober 2011, reportase investigasi Trans TV kembali menayangkan berita sejenis yaitu seorang oknum pedagang donat mencampurkan lilin kedalam minyak goreng dengan alasan yang hanya memikirkan urusan pribadi dan sama sekali tidak memperdulikan akibat yang bakal terjadi pada orang lain kelak.</p>
<p>Menurut saya, bagi oknum-oknum pedagang yang memang benar-benar terbukti melakukan kesalahan seperti itu seharusnya mendapat sanksi agar tidak dilakukan oleh pedagang lainnya.</p>
<p>Tapi saya yakin, bagi pedagang-pedagang lainnya yang mempunyai hati dan moral yang baik tidak akan melakukan hal serupa, sebab perbuatan tersebut merupakan tindakan yang keji dan biadab.. apapun alasannya, dan sama saja dengan meracuni orang lain yang akan menimbulkan gejala-gejala penyakit secara perlahan-lahan.</p>
<p>Semoga hal tersebut mendapat perhatian dari pihak pemerintah terkait.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3191&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/22/desas-desus-memprihatinkan-pada-jajanan-gorengan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/cireng.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Aci Goreng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kriminal &#8211; Ditemukan Mayat Perempuan dalam Kardus Dibuang di Gang</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/15/kriminal-ditemukan-mayat-perempuan-dalam-kardus-dibuang-di-gang/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/15/kriminal-ditemukan-mayat-perempuan-dalam-kardus-dibuang-di-gang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2011 04:46:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat Perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3179</guid>
		<description><![CDATA[Kompas,  Sabtu, 15 Oktober 2011 Kardus televisi berisi mayat perampuan berusia sekitar 40 tahun dibuang di pinggir jalan Gang B, RT 7 RW 17, Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (14/10). Kardus itu ditemukan oleh warga setempat sekitar pukul 14.30. Saat diperiksa oleh Tim Identitikasi Kepolisian  Resor Jakarta Utara, kaki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3179&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/15/kriminal-ditemukan-mayat-perempuan-dalam-kardus-dibuang-di-gang/mayat-perempuan/" rel="attachment wp-att-3183"><img class="alignleft size-full wp-image-3183" title="Mayat Perempuan dalam Kardus" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/mayat-perempuan.jpg?w=495" alt="[Mayat Perempuan dalam Kardus]"   /></a><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/15/kriminal-ditemukan-mayat-perempuan-dalam-kardus-dibuang-di-gang"><span style="color:#0000ff;"><strong>Kompas,  Sabtu, 15 Oktober 2011</strong></span></a></p>
<p>Kardus televisi berisi mayat perampuan berusia sekitar 40 tahun dibuang di pinggir jalan Gang B, RT 7 RW 17, Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (14/10). Kardus itu ditemukan oleh warga setempat sekitar pukul 14.30.</p>
<p>Saat diperiksa oleh Tim Identitikasi Kepolisian  Resor Jakarta Utara, kaki dan tangan mayat perempuan itu diikat dengan tali rafia kemudian disatukan hingga tubuhnya meringkuk. Mayat perempuan itu hanya mengenakan pakaian dalam dan tubuhnya dibelit kain batik Muka korban juga ditutupi rambutnya yang panjang.</p>
<p>Di perut mayat itu ditemukan pula dua luka tusukan benda tajam di bagian kanan dan kiri. Sebagian ususnya pun terburai keluar dari lubang luka di bagian kanan perut. Kendati demikian, ceceran darah di kardus tidak ditemukan. Tak juga tercium bau busuk dari kardus tcrsebut.<span id="more-3179"></span></p>
<p>Tim identifikasi juga menemukan dua lembar pas foto berwajah laki-laki berukuran 2 x 3 cm dan 4 x 6 cm di kardus. Menurut warga setempat, temuan kardus berisi mayat terungkap setelah beberapa warga curiga dengan keberadaan kardus di tepi gang itu.</p>
<p>Salah scorang warga, Lani (38), yang rumahnya tak jauh dari lokasi kardus itu ditemukan, mengaku sempat mendengar suara benda jatuh dan diikuti suara motor yang langsung tancap gas dengan kencang.</p>
<p>&#8220;Pertama saya tidak curiga karena sedang ada tamu di rumah,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun, karena curiga, Leni memeriksa sumber suara tersebut dan menemukan kardus televisi ukuran 21 inci di atas lempengan beton penutup selokan. Leni juga meminta warga lain untuk memeriksa karena dia ragu.</p>
<p>Samsudin, ketua RT setempat, mengatakan, seorang warga kemudian membuka kardus itu dan menemukan sesosok mayat berambut panjang menutupi wajah dan kaki berkulit sawo matang. &#8220;Karena berisi mayat, kami laporkan temuan ini kepada polisi,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah diidentifikasi, Samsudin mengaku tak mengenali mayat perempuan tersebut. Menurut dia, warga lain juga tak mengenali mayat itu.</p>
<p>Menurut Samsudin, kejadian itu cukup menggemparkam warga setempat karena lokasi pembuangan mayat tersebut merupakan gang yang ramai dilalui kendaraan. Gang itu menjadi salah satu jalan penghubung dari kawasan Koja ke Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta dan Islamic Center.</p>
<p>Kepala Satuan Rerserse Kriminal Polres Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar lrwam Anwar mengatakan, diperkirakan mayat itu dibuang setelah dibunuh 12 jam sebelumnya. Itu pula sebabnya luka pada mayat tersebut tak mengeluarkan darah.</p>
<p>&#8220;Namun, untuk pastinya, tim `forensik Polda Metro Jaya yang akan memeriksa lebih lanjut katanya.</p>
<p>Hingga saat inibelum diketahui pelaku dan motif pembunuhan tersebut. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, mayat dievakuasi ke Rumah Sukit Cipto Mangunkusumo. (MDN)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3179&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/10/15/kriminal-ditemukan-mayat-perempuan-dalam-kardus-dibuang-di-gang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/10/mayat-perempuan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mayat Perempuan dalam Kardus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Satu Lagi yang Baru dari Google</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/30/satu-lagi-yang-baru-dari-google/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/30/satu-lagi-yang-baru-dari-google/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 15:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[tanpa kategori]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[Google Plus]]></category>
		<category><![CDATA[social media Google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3170</guid>
		<description><![CDATA[Google sampai saat ini masih menduduki ranking teratas Search Engine yang konon kabarnya 60% pengguna internet di dunia menggunakan Google untuk mesin pencari. Disamping itu, Google juga paling banyak menyediakan fitur-fitur layanan gratis bagi para pemegang akun google. Kini Google mengeluarkan satu lagi produknya yaitu social media  yang diberi nama Google+. Banyak sekali situs sosial [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3170&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/30/satu-lagi-yang-baru-dari-google/google/" rel="attachment wp-att-3171"><img class="alignleft size-full wp-image-3171" title="Google Plus" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/09/google.jpg?w=495" alt="[Google Plus]"   /></a>Google sampai saat ini masih menduduki ranking teratas Search Engine yang konon kabarnya 60% pengguna internet di dunia menggunakan Google untuk mesin pencari. Disamping itu, Google juga paling banyak menyediakan fitur-fitur layanan gratis bagi para pemegang akun google. Kini Google mengeluarkan satu lagi produknya yaitu social media  yang diberi nama Google+. <span id="more-3170"></span></p>
<p>Banyak sekali situs sosial media, tetapi kali ini tophit social media masih dipegang oleh facebook. Social media pendatang baru yakni GOOGLE+ (masih beta) sepertinya kedepan bisa menjadi pesaing facebook tapi entah berepa tahun kedepan.  Bagi para pemilik akun Google sudah otomatis bisa mencoba Google+ saya juga mencoba <strong>Google+</strong> <a href="https://plus.google.com/101753683877088706826/posts?hl=en"><strong>di sini..</strong></a></p>
<p>Fiturnya memang belum lengkap seperti Facebook.  Dengan kehadiran Google plus merupakan berita gembira dan angin segar bagi para internet marketing, sebab bagi mereka promosi social media merupakan salah satu cara atau tempat yang efektif untuk mempromosikan situs-situs bisnis online.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3170/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3170&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/30/satu-lagi-yang-baru-dari-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/09/google.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Google Plus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Editor Baru Blogspot</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/25/editor-baru-blogspot/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/25/editor-baru-blogspot/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2011 09:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[tanpa kategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3159</guid>
		<description><![CDATA[Editor baru blogspot sudah dilengkapi tombol Read More.. tidak seperti editor lama untuk membuat read more.. sangat ribet. Jika ada yang masih menggunakan editor lama anda dapat dengan mudah merubahnya. Tampilan Editor Baru Blogspot : Cara merubah editor lama Blogspot menjadi Editor baru, klik menu SETTING lalu scroll ke bawah cari sub menu Select post [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3159&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/25/editor-baru-blogspot/"><strong>Editor baru blogspot</strong></a> sudah dilengkapi tombol Read More.. tidak seperti editor lama untuk membuat read more.. sangat ribet. Jika ada yang masih menggunakan editor lama anda dapat dengan mudah merubahnya.</p>
<h3><strong>Tampilan Editor Baru Blogspot :</strong></h3>
<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/25/editor-baru-blogspot/editing-blogspot-baru/" rel="attachment wp-att-3160"><img class="size-full wp-image-3160 aligncenter" title="Editor Baru Blogspot" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/09/editing-blogspot-baru.jpg?w=495&#038;h=346" alt="Gambar Editor Baru Blogspot" width="495" height="346" /></a><span id="more-3159"></span></p>
<p>Cara merubah editor lama Blogspot menjadi Editor baru, klik menu <strong><span style="color:#ff0000;">SETTING</span></strong> lalu scroll ke bawah cari sub menu <span style="color:#ff0000;"><strong>Select post editor</strong></span> lalu pilih <strong><span style="color:#ff0000;">Updated editor</span></strong> (Recommended) seperti gambar berikut :</p>
<p><a href="http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/25/editor-baru-blogspot/update-editor/" rel="attachment wp-att-3161"><img class="size-full wp-image-3161 aligncenter" title="Update Editor" src="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/09/update-editor.jpg?w=495&#038;h=351" alt="Gambar Update Editor" width="495" height="351" /></a></p>
<p>Kalau sudah dipilih lalu <strong><span style="color:#ff0000;">SAVE  </span></strong>dan selesai .. tombol <span style="color:#ff0000;"><strong>read more</strong></span> sudah muncul di editor blog anda.</p>
<h3><strong>Themes Baru</strong></h3>
<p>Fitur Themes Baru blogspot juga sudah lama mengalami perbaikan, sekarang lebih fleksibel dan dapat diubah-ubah, jumlah kolom, dan ukuran serta warna banyak pilihan. Caranya Pilih Menu <span style="color:#ff0000;"><strong>DESAIN</strong></span> lalu pilih sub menu <span style="color:#ff0000;"><strong><a href="http://www.blogger.com/template-editor.g?blogID=7521036045814206274"><span style="color:#ff0000;">Template Designer</span></a></strong></span></p>
<p>Selamat mencoba !</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3159&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/09/25/editor-baru-blogspot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/09/editing-blogspot-baru.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Editor Baru Blogspot</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://endangkusman.files.wordpress.com/2011/09/update-editor.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Update Editor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dua tahun Sudah usia Blog ini</title>
		<link>http://endangkusman.wordpress.com/2011/08/02/dua-tahun-sudah-usia-blog-ini/</link>
		<comments>http://endangkusman.wordpress.com/2011/08/02/dua-tahun-sudah-usia-blog-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 01:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Endang Kusman</dc:creator>
				<category><![CDATA[tanpa kategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://endangkusman.wordpress.com/?p=3148</guid>
		<description><![CDATA[Saya membuat blog endangkusman.wordpress.com pada tanggal 3 Juni 2009. Blog ini merupakan blog pertama dimana saya belajar ngeblog dan belajar mulai mengenal bloging, blog walking, blog comenting. Selama tahun 2009 banyak sekali teman-teman ngeblog saya, dimana mereka banyak memberikanberbagai informasi seputar ngeblog, cara ngeblog berbayar, internet marketing dan lain-lain. Mulai tahun 2010 entah pada kemana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3148&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya membuat blog <strong><a href="http://endangkusman.wordpress.com/about/"><em><span style="color:#0000ff;">endangkusman.wordpress.com</span></em></a></strong> pada tanggal 3 Juni 2009. Blog ini merupakan blog pertama dimana saya belajar ngeblog dan belajar mulai mengenal bloging, blog walking, blog comenting. Selama tahun 2009 banyak sekali teman-teman ngeblog saya, dimana mereka banyak memberikanberbagai informasi seputar ngeblog, cara ngeblog berbayar, internet marketing dan lain-lain. Mulai tahun 2010 entah pada kemana mereka, satu persatu menghilang. Ada juga diantara mereka bertemu di facebook.</p>
<p>Tapi walaupun sahabat lama saya sudah pada menghilang, saya tidak  akan meninggalkan blog ini. Mungkin sekali-kali saya akan tetap berbagi dan sharing informasi kepada Anda.</p>
<p>Apakah Anda punya kegiatan internet marketing ? Sejak kapan dan bagaimana perkembangannya ? Saya pada saat ini sedang belajar menekuni internet marketing.. mari kita  sharing dan berbagi informasi. Anda juga bisa mampir di salah satu kedai saya <a href="http://www.endangkusman.com/internet-marketing"><strong>di sini..</strong></a></p>
<p><strong>Salam sukses !!!</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/endangkusman.wordpress.com/3148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/endangkusman.wordpress.com/3148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/endangkusman.wordpress.com/3148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/endangkusman.wordpress.com/3148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/endangkusman.wordpress.com/3148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/endangkusman.wordpress.com/3148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/endangkusman.wordpress.com/3148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/endangkusman.wordpress.com/3148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/endangkusman.wordpress.com/3148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/endangkusman.wordpress.com/3148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/endangkusman.wordpress.com/3148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/endangkusman.wordpress.com/3148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/endangkusman.wordpress.com/3148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/endangkusman.wordpress.com/3148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=endangkusman.wordpress.com&amp;blog=6192791&amp;post=3148&amp;subd=endangkusman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://endangkusman.wordpress.com/2011/08/02/dua-tahun-sudah-usia-blog-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c1f7c6ba63526549cda4b01a04d6756?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kusman</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
